Di waktu perkenalan dahulu
Engkau datang dengan harapan
Agar aku punyai perasaan
Pada mu seorang perawan
Tapi aku tidak tahu hakikatnya
Siapa yang memberi atau membawa
Andai cinta yang kau bawa
Akan ku semat hilang kecewa
Bertahun sudah kita bercinta
Tiba-tiba engkau selitkan racun
Yang bisa membakar jiwa
Pedih hati ku bukan kepalang
Menahan segala perit luka
Sampai kapan harus ku telan
Peluh darah ku menahan
Segala seksa dan penderitaan
Yang engkau tinggalkan
Kini, kau kecapi bahagia
Aku tangisi derita..
No comments:
Post a Comment